5 Hal Yang Harus Anda Ketahui Sebelum Menggunakan Vape

On 86/100:5

Seperti yang kita tahu Vape merupakan salah satu alternatif yang dapat dipilih oleh para perokok untuk sedikit demi sedikit meninggalkan rokok konvensional, hal ini dikarenakan vape “dianggap” lebih aman. Vape dianggap aman dikarenakan tidak adanya zat-zat berbahaya yang terkandung dalam rokok konvensional seperti tar dan karbon monoksida. Namun siapa sangka justru Vape ini memiliki risiko yang lebih berbahaya dibandingkan dengan rokok konvensional. Hal ini dikarenakan dalam Vape ini terdapat adanya zat kimia seperti nikotin, asetaldehida, akrolein, propanal, logam berat, dan diasetil yang dimana memiliki dampak yang lebuh berbahaya dibandingkan dengan rokok konvensional.

Berdasarkan data dati WHO dan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI menyebutkan bahwa Vape ini lebih berbahaya dibandingkan dengan rokok konvensional. Berikut adalah beberapa dampak yang akan Anda rasakan jika Anda menggunakan Vape:

1.    Mengakibatkan Kecanduan

Dengan adanya kandungan Nikotin dalam Vape ini mengakibatkan adanya efek kecanduan bagi para penggunanya. Hal ini dapat berakibat Anda menjadi kecanduan Vape dibandingkan Rokok konvensional. Pada sebuah penelitian juga membuktikan bahwa remaja yang mencoba vape ini memiliki kemungkinan untuk juga mencoba rokok tembakau.

2.    Menyebabkan Penyakit Jantung

Walaupun Vape adalah rokok elektrik, namun didalam Vape ini juga masih terdapat adanya tembakau. Selain adanya tembakau didalam Vape juga terdapat adanya nikotin yang dapat mengakibatkan gangguan pada pembuluh darah arteri. Hal ini dapat mempengaruhi kerja jantung dan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

3.    Meningkatkan risiko terkena penyakit paru-paru

Cara kerja Vape dan rokok konvensional sama yaitu dengan cara dihisap, tentunya hal ini dapat mempengaruhi kesehatan paru-paru secara langsung. Karena zat kimia yang terkandung di dalam vape bisa menimbulkan reaksi peradangan dan kerusakan jaringan paru.

4.    Menimbulkan Sel Kanker

Nikotin cair beserta zat pelarut propilen glikol, gliserin, dan dieter glikol jika dipanaskan akan menghasilkan zat nitrosamine. Zat inilah yang dapat memicu terjadinya kanker.

5.    Membahayakan Orang-Orang sekitar Paparan nikotin pada orang lain dapat menimbulkan kecanduan. Sedangkan pada anak, hal ini dapat menimbulkan ganguuan perkembangan otak. Selain itu, paparan nikotin pada ibu hamil juga dapat memengaruhi kesehatan janin dalam kandungan.

About Author

Related Post

Leave Reply